Doa:Musibah dan Bencana

bnjir

Di negeri pantai timur khususnya di Pahang, Terengganu dan Kelantan telah mengalami banjir besar menyebabkan kerosakkan harta benda, nyawa dan wang ringgit. Namun disebalik musibah bencana ini, ada hikmah dari Allah SWT untuk manusia redha dengan ketentuannya, sabar dan kembali kepadanya.

Firman Allah SWT;

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat seksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.” (Surah Al-Baqarah 2: Ayat 286)

 “Dan sesungguhnya akan Kami berikan ujian kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. (Surah Al-Baqarah 2: Ayat 155-156)

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (Surah Al-Hadid 57: Ayat 22)

Sesungguhnya dengan musibah bencana menimpa ada sesuatu akan digantinya. Oleh yang demikian, pada yang terlibat dengan musibah, mohonlah keampunan kepada Allah dan membaca;

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اَللَّهُمَّ آجِرْنِى فِى مُصِيبَتِى وَأخْلُفْ لِى خَيْرًا مِنْهَ

“Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali, Ya Allah, berilah pahala kepadaku atas musibah yang menimpa diriku dan gantikanlah untukku dengan sesuatu lebih baik daripadanya”

Doa istirja’ ini diambil dari hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dari Ummu  Salamah radhiyallahu anha, bahawa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Seseorang yang tertimpa musibah lalu ia berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un dan berdoa: Allahuma jurnii fi musibatii wakhluf li khairan minhaa (Ya Allah berilah aku pahala dalam musibah ini dan gantikanlah untukku dengan yang lebih baik daripadanya). Niscaya Allah akan memberinya pahala kerana musibah itu dan menggantikan untuknya dengan yang lebih baik” (HR Muslim 2/632).

Bagi Orang yang tidak terlibat dengan bencana banjir dan hanya menyaksikan dari jauh, seeloknya bersyukur kepada Allah, mengambil iktibar dan insaf atas kejadian tersebut sambil membaca;

إنا لله وإنا إليه راجعون، اللهم أجرني في مصيبتي وأخلف لي خيرا منها

Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dari apa yang menimpamu dengannya dan mengutamakan aku di atas sekalian banyak makhlukNya dengan kelebihan yang banyak” (Riwayat al-Tirmizi dan Ibn Majah)

Orang yang ditimpa musibah mahupun orang yg mendengar musibah perlulah bermuhasabah dan bertaubat pada Allah SWT.

Firman Allah SWT;

“Dan apa sahaja musibah yang menimpa kamu, maka ia adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (daripada kesalahan-kesalahanmu).” (Surah Asy-Syuura 42: Ayat 30)

Doa Mohon Alih Hujan

Dari Anas bin Malik ra. :-

 اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا. اَللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ، وَالظِّرَابِ، وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Ya Allah! Hujanilah di sekitar kami jangan kepada kami. Ya Allah! Berilah hujan ke daratan tinggi beberapa anak bukit perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.””. [Hadith Riwayat al-Bukhari dan Muslim].

Doa yang Rasulullah Shalallahu a’lahi wasallam panjatkan ketika berlakunya banjir di sebuah perkampungan yang telah membinasakan harta benda dan putus jalan perhubungan.

Allahu’alam